Kalkulator Indonesia

Kalkulator Cuti Tidak Dibayar

Hitung estimasi potongan gaji karena cuti tidak dibayar dan gaji setelah potongan cuti. Kalkulator ini berjalan langsung di browser, ringan, dan tidak menyimpan data pengguna.

Potongan cuti tidak dibayar Rp0
  • Gaji bulanan Rp0
  • Hari kerja per bulan Rp0
  • Gaji harian Rp0
  • Hari cuti tidak dibayar Rp0
  • Estimasi potongan Rp0
  • Gaji bersih Rp0
  • Catatan Estimasi

Rumus Kalkulator Cuti Tidak Dibayar

Potongan cuti tidak dibayar = gaji bulanan / hari kerja per bulan x hari cuti tidak dibayar

Rumus ini memakai pendekatan praktis untuk simulasi cuti. Dalam administrasi HR sebenarnya, hak cuti, carry over, cuti hangus, cuti bersama, dan cuti khusus tetap mengikuti kebijakan perusahaan serta aturan yang berlaku.

Contoh Perhitungan

Jika gaji bulanan Rp7.000.000, hari kerja 22 hari, dan cuti tidak dibayar 2 hari, maka potongan cuti sekitar Rp636.364.

Contoh tersebut sebaiknya dipakai sebagai gambaran awal. Jika Anda sedang mengecek saldo cuti resmi, cocokkan kembali dengan HRIS, catatan absensi, surat cuti, dan kebijakan cuti perusahaan.

Penjelasan Lengkap

Kalkulator Cuti Tidak Dibayar membantu Anda mengubah hari cuti tidak dibayar menjadi estimasi potongan gaji. Perhitungan cuti yang rapi membuat karyawan dan tim HR lebih mudah membaca hak cuti, pemakaian cuti, sisa cuti, cuti khusus, serta cuti yang berdampak pada gaji.

Dalam praktik HR, saldo cuti biasanya dipengaruhi jatah tahunan, tanggal masuk kerja, masa kerja, cuti yang sudah dipakai, cuti bersama, cuti hangus, carry over, dan aturan internal perusahaan. Karena setiap perusahaan bisa punya kebijakan berbeda, hasil kalkulator perlu dibaca sebagai simulasi awal.

Untuk memakai kalkulator ini, isi gaji bulanan, hari kerja per bulan, dan jumlah hari cuti tidak dibayar. Hasil utama adalah estimasi potongan gaji karena unpaid leave. Isi angka yang paling mendekati catatan cuti Anda agar hasilnya berguna. Jika ada komponen cuti yang tidak berlaku, biarkan nilainya nol.

Untuk cuti prorata, bulan bekerja menjadi dasar pembagian hak cuti dalam periode yang belum penuh. Untuk cuti tidak dibayar dan konversi cuti ke uang, gaji bulanan dan jumlah hari kerja dipakai untuk memperkirakan nilai harian. Pastikan definisi hari kerja yang dipakai sama dengan kebijakan perusahaan.

Kalkulator ini tidak menggantikan HRIS, slip gaji, surat persetujuan cuti, atau keputusan resmi perusahaan. Gunakan hasilnya untuk mengecek kewajaran angka sebelum melakukan konfirmasi ke HR atau atasan.

Artikel Pendukung

Sebelum menghitung saldo cuti, pisahkan jenis cuti yang dipakai: cuti tahunan, cuti sakit, cuti khusus, cuti melahirkan, cuti menikah, cuti bersama, dan cuti tidak dibayar. Pemisahan ini penting karena tidak semua cuti mengurangi saldo cuti tahunan.

Jika perusahaan memakai sistem carry over atau cuti hangus, catat saldo awal, penambahan cuti, cuti terpakai, dan cuti hangus secara terpisah. Dengan cara ini, saldo akhir lebih mudah ditelusuri saat ada perbedaan antara perhitungan manual dan catatan HR.

Pertanyaan Umum

Apakah kalkulator cuti tidak dibayar ini akurat?

Hasilnya adalah estimasi. Angka aktual dapat berbeda karena kebijakan cuti perusahaan, kontrak kerja, tanggal efektif kerja, carry over, cuti hangus, cuti bersama, dan catatan HR.

Apakah data cuti yang dimasukkan disimpan?

Tidak. Semua perhitungan berjalan langsung di browser dengan vanilla JavaScript. Data yang Anda ketik tidak dikirim ke server dan tidak memakai database.

Komponen apa saja yang sebaiknya dimasukkan?

Masukkan gaji bulanan, hari kerja per bulan, dan hari cuti tidak dibayar.

Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk rekap HR?

Bisa untuk simulasi awal hak cuti, saldo cuti, atau nilai cuti. Untuk keputusan resmi, cocokkan lagi dengan kebijakan perusahaan, kontrak kerja, dan catatan HR.

Catatan

Hasil kalkulator ini hanya estimasi. Angka akhir bisa berbeda karena aturan pajak, biaya, kebijakan perusahaan, bank, hari libur nasional, atau kondisi lain yang berlaku.