Kalkulator Indonesia

Kalkulator Cuti Karyawan Baru

Hitung estimasi hak cuti karyawan baru setelah masa tunggu cuti. Kalkulator ini berjalan langsung di browser, ringan, dan tidak menyimpan data pengguna.

Hak cuti karyawan baru Rp0
  • Jatah cuti tahunan Rp0
  • Bulan bekerja Rp0
  • Masa tunggu cuti Rp0
  • Bulan eligible cuti Rp0
  • Hak cuti prorata Rp0
  • Catatan Estimasi

Rumus Kalkulator Cuti Karyawan Baru

Bulan eligible = bulan bekerja - masa tunggu cuti. Hak cuti = jatah cuti tahunan / 12 x bulan eligible

Rumus ini memakai pendekatan praktis untuk simulasi cuti. Dalam administrasi HR sebenarnya, hak cuti, carry over, cuti hangus, cuti bersama, dan cuti khusus tetap mengikuti kebijakan perusahaan serta aturan yang berlaku.

Contoh Perhitungan

Jika jatah cuti 12 hari, karyawan sudah bekerja 8 bulan, dan masa tunggu cuti 3 bulan, maka bulan eligible 5 bulan dan hak cuti sekitar 5 hari.

Contoh tersebut sebaiknya dipakai sebagai gambaran awal. Jika Anda sedang mengecek saldo cuti resmi, cocokkan kembali dengan HRIS, catatan absensi, surat cuti, dan kebijakan cuti perusahaan.

Penjelasan Lengkap

Kalkulator Cuti Karyawan Baru membantu Anda menghitung cuti yang mulai terbentuk untuk karyawan baru. Perhitungan cuti yang rapi membuat karyawan dan tim HR lebih mudah membaca hak cuti, pemakaian cuti, sisa cuti, cuti khusus, serta cuti yang berdampak pada gaji.

Dalam praktik HR, saldo cuti biasanya dipengaruhi jatah tahunan, tanggal masuk kerja, masa kerja, cuti yang sudah dipakai, cuti bersama, cuti hangus, carry over, dan aturan internal perusahaan. Karena setiap perusahaan bisa punya kebijakan berbeda, hasil kalkulator perlu dibaca sebagai simulasi awal.

Untuk memakai kalkulator ini, isi jatah cuti tahunan, bulan bekerja, dan masa tunggu cuti. Hasil utama adalah hak cuti karyawan baru setelah masa tunggu. Isi angka yang paling mendekati catatan cuti Anda agar hasilnya berguna. Jika ada komponen cuti yang tidak berlaku, biarkan nilainya nol.

Untuk cuti prorata, bulan bekerja menjadi dasar pembagian hak cuti dalam periode yang belum penuh. Untuk cuti tidak dibayar dan konversi cuti ke uang, gaji bulanan dan jumlah hari kerja dipakai untuk memperkirakan nilai harian. Pastikan definisi hari kerja yang dipakai sama dengan kebijakan perusahaan.

Kalkulator ini tidak menggantikan HRIS, slip gaji, surat persetujuan cuti, atau keputusan resmi perusahaan. Gunakan hasilnya untuk mengecek kewajaran angka sebelum melakukan konfirmasi ke HR atau atasan.

Artikel Pendukung

Sebelum menghitung saldo cuti, pisahkan jenis cuti yang dipakai: cuti tahunan, cuti sakit, cuti khusus, cuti melahirkan, cuti menikah, cuti bersama, dan cuti tidak dibayar. Pemisahan ini penting karena tidak semua cuti mengurangi saldo cuti tahunan.

Jika perusahaan memakai sistem carry over atau cuti hangus, catat saldo awal, penambahan cuti, cuti terpakai, dan cuti hangus secara terpisah. Dengan cara ini, saldo akhir lebih mudah ditelusuri saat ada perbedaan antara perhitungan manual dan catatan HR.

Pertanyaan Umum

Apakah kalkulator cuti karyawan baru ini akurat?

Hasilnya adalah estimasi. Angka aktual dapat berbeda karena kebijakan cuti perusahaan, kontrak kerja, tanggal efektif kerja, carry over, cuti hangus, cuti bersama, dan catatan HR.

Apakah data cuti yang dimasukkan disimpan?

Tidak. Semua perhitungan berjalan langsung di browser dengan vanilla JavaScript. Data yang Anda ketik tidak dikirim ke server dan tidak memakai database.

Komponen apa saja yang sebaiknya dimasukkan?

Masukkan jatah cuti tahunan, bulan bekerja, dan masa tunggu cuti.

Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk rekap HR?

Bisa untuk simulasi awal hak cuti, saldo cuti, atau nilai cuti. Untuk keputusan resmi, cocokkan lagi dengan kebijakan perusahaan, kontrak kerja, dan catatan HR.

Catatan

Hasil kalkulator ini hanya estimasi. Angka akhir bisa berbeda karena aturan pajak, biaya, kebijakan perusahaan, bank, hari libur nasional, atau kondisi lain yang berlaku.