Kalkulator Indonesia
Kalkulator Akumulasi Cuti
Hitung akumulasi cuti dari saldo awal, accrual cuti prorata, dan cuti yang sudah dipakai. Kalkulator ini berjalan langsung di browser, ringan, dan tidak menyimpan data pengguna.
- Saldo cuti awal Rp0
- Jatah cuti tahunan Rp0
- Bulan bekerja Rp0
- Accrual cuti Rp0
- Cuti sudah dipakai Rp0
- Saldo cuti akhir Rp0
- Catatan Estimasi
Rumus Kalkulator Akumulasi Cuti
Accrual cuti = jatah cuti tahunan / 12 x bulan berjalan. Akumulasi cuti = saldo awal + accrual cuti - cuti terpakai Rumus ini memakai pendekatan praktis untuk simulasi cuti. Dalam administrasi HR sebenarnya, hak cuti, carry over, cuti hangus, cuti bersama, dan cuti khusus tetap mengikuti kebijakan perusahaan serta aturan yang berlaku.
Contoh Perhitungan
Jika saldo awal 3 hari, jatah cuti 12 hari, bulan berjalan 6 bulan, dan cuti terpakai 2 hari, maka akumulasi cuti adalah 7 hari.
Contoh tersebut sebaiknya dipakai sebagai gambaran awal. Jika Anda sedang mengecek saldo cuti resmi, cocokkan kembali dengan HRIS, catatan absensi, surat cuti, dan kebijakan cuti perusahaan.
Penjelasan Lengkap
Kalkulator Akumulasi Cuti membantu Anda menghitung saldo cuti berjalan dari akumulasi cuti bulanan. Perhitungan cuti yang rapi membuat karyawan dan tim HR lebih mudah membaca hak cuti, pemakaian cuti, sisa cuti, cuti khusus, serta cuti yang berdampak pada gaji.
Dalam praktik HR, saldo cuti biasanya dipengaruhi jatah tahunan, tanggal masuk kerja, masa kerja, cuti yang sudah dipakai, cuti bersama, cuti hangus, carry over, dan aturan internal perusahaan. Karena setiap perusahaan bisa punya kebijakan berbeda, hasil kalkulator perlu dibaca sebagai simulasi awal.
Untuk memakai kalkulator ini, isi saldo cuti awal, jatah cuti tahunan, bulan berjalan, dan cuti terpakai. Hasil utama adalah akumulasi cuti berjalan. Isi angka yang paling mendekati catatan cuti Anda agar hasilnya berguna. Jika ada komponen cuti yang tidak berlaku, biarkan nilainya nol.
Untuk cuti prorata, bulan bekerja menjadi dasar pembagian hak cuti dalam periode yang belum penuh. Untuk cuti tidak dibayar dan konversi cuti ke uang, gaji bulanan dan jumlah hari kerja dipakai untuk memperkirakan nilai harian. Pastikan definisi hari kerja yang dipakai sama dengan kebijakan perusahaan.
Kalkulator ini tidak menggantikan HRIS, slip gaji, surat persetujuan cuti, atau keputusan resmi perusahaan. Gunakan hasilnya untuk mengecek kewajaran angka sebelum melakukan konfirmasi ke HR atau atasan.
Artikel Pendukung
Sebelum menghitung saldo cuti, pisahkan jenis cuti yang dipakai: cuti tahunan, cuti sakit, cuti khusus, cuti melahirkan, cuti menikah, cuti bersama, dan cuti tidak dibayar. Pemisahan ini penting karena tidak semua cuti mengurangi saldo cuti tahunan.
Jika perusahaan memakai sistem carry over atau cuti hangus, catat saldo awal, penambahan cuti, cuti terpakai, dan cuti hangus secara terpisah. Dengan cara ini, saldo akhir lebih mudah ditelusuri saat ada perbedaan antara perhitungan manual dan catatan HR.
Pertanyaan Umum
Apakah kalkulator akumulasi cuti ini akurat?
Hasilnya adalah estimasi. Angka aktual dapat berbeda karena kebijakan cuti perusahaan, kontrak kerja, tanggal efektif kerja, carry over, cuti hangus, cuti bersama, dan catatan HR.
Apakah data cuti yang dimasukkan disimpan?
Tidak. Semua perhitungan berjalan langsung di browser dengan vanilla JavaScript. Data yang Anda ketik tidak dikirim ke server dan tidak memakai database.
Komponen apa saja yang sebaiknya dimasukkan?
Masukkan saldo cuti awal, jatah cuti tahunan, bulan berjalan, dan cuti terpakai.
Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk rekap HR?
Bisa untuk simulasi awal hak cuti, saldo cuti, atau nilai cuti. Untuk keputusan resmi, cocokkan lagi dengan kebijakan perusahaan, kontrak kerja, dan catatan HR.
Catatan
Hasil kalkulator ini hanya estimasi. Angka akhir bisa berbeda karena aturan pajak, biaya, kebijakan perusahaan, bank, hari libur nasional, atau kondisi lain yang berlaku.