Kalkulator Indonesia
Kalkulator THR untuk Banyak Karyawan
Hitung estimasi THR untuk banyak karyawan dengan memisahkan karyawan THR penuh dan karyawan prorata. Kalkulator ini berjalan langsung di browser, ringan, dan tidak menyimpan data pengguna.
- Karyawan THR penuh Rp0
- Karyawan THR prorata Rp0
- Rata-rata upah THR Rp0
- Rata-rata masa kerja Rp0
- Total THR penuh Rp0
- Total THR prorata Rp0
- Total biaya THR Rp0
- Catatan Estimasi
Rumus Kalkulator THR untuk Banyak Karyawan
Total THR = (karyawan THR penuh x upah THR) + (karyawan prorata x upah THR x masa kerja prorata / 12) Rumus ini memakai pendekatan praktis untuk simulasi THR. Dalam payroll sebenarnya, komponen upah dasar THR, masa kerja yang diakui, pajak, status hubungan kerja, dan tanggal pembayaran tetap mengikuti aturan serta kebijakan perusahaan.
Contoh Perhitungan
Jika 10 karyawan mendapat THR penuh Rp6.000.000 dan 5 karyawan prorata 6 bulan, maka total THR adalah Rp75.000.000.
Contoh tersebut sebaiknya dipakai sebagai gambaran awal. Jika Anda sedang mengecek pembayaran THR, cocokkan kembali dengan data payroll, masa kerja, status kerja, pajak, dan slip gaji resmi.
Penjelasan Lengkap
Kalkulator THR untuk Banyak Karyawan membantu Anda menghitung estimasi THR gabungan untuk beberapa kelompok karyawan. Perhitungan THR yang rapi membuat karyawan, HR, dan tim payroll lebih mudah membaca upah dasar THR, masa kerja, nilai prorata, pajak, dan total biaya perusahaan.
Dalam praktik payroll, THR biasanya dipengaruhi upah yang menjadi dasar perhitungan, masa kerja yang diakui, status hubungan kerja, komponen tunjangan tetap, pajak, serta kebijakan internal perusahaan. Karena detail tiap kasus bisa berbeda, hasil kalkulator perlu dibaca sebagai simulasi awal.
Untuk memakai kalkulator ini, isi jumlah karyawan THR penuh, jumlah karyawan prorata, upah THR rata-rata, dan masa kerja rata-rata kelompok prorata. Hasil utama adalah total THR banyak karyawan. Isi angka yang sesuai dengan skenario THR Anda. Untuk skenario perusahaan, gunakan angka rata-rata yang realistis agar estimasi anggaran tidak terlalu jauh dari kebutuhan payroll.
Untuk masa kerja di bawah 12 bulan, kalkulator memakai pendekatan prorata. Untuk masa kerja 12 bulan atau lebih, faktor THR dibatasi sampai 100% dari upah dasar THR. Untuk pekerja part-time, harian, atau freelancer kontrak, upah bulanan rata-rata dihitung lebih dulu sebelum faktor THR diterapkan.
Kalkulator ini tidak menggantikan slip gaji, rekap payroll, kontrak kerja, atau keputusan resmi perusahaan. Gunakan hasilnya sebagai alat bantu cepat, lalu cocokkan kembali dengan catatan HR dan kebijakan perusahaan.
Artikel Pendukung
Sebelum menghitung THR, pisahkan dulu jenis pekerja dan dasar hitungnya: karyawan tetap, kontrak, karyawan baru, resign, part-time, harian, atau freelancer kontrak. Pemisahan ini membantu mencegah angka THR penuh tercampur dengan THR prorata.
Untuk kebutuhan perusahaan, simpan angka jumlah karyawan, rata-rata upah dasar THR, masa kerja rata-rata, pajak, dan total biaya secara terpisah. Dengan data yang terstruktur, tim payroll lebih mudah melakukan review sebelum pembayaran THR dilakukan.
Pertanyaan Umum
Apakah kalkulator thr untuk banyak karyawan ini akurat?
Hasilnya adalah estimasi. Angka aktual dapat berbeda karena masa kerja yang diakui, komponen upah dasar THR, status kerja, pajak, tanggal pembayaran, dan kebijakan perusahaan.
Apakah data THR yang dimasukkan disimpan?
Tidak. Semua perhitungan berjalan langsung di browser dengan vanilla JavaScript. Data yang Anda ketik tidak dikirim ke server dan tidak memakai database.
Komponen apa saja yang sebaiknya dimasukkan?
Masukkan jumlah karyawan THR penuh, jumlah karyawan prorata, upah THR rata-rata, dan masa kerja rata-rata karyawan prorata.
Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk rekap HR?
Bisa untuk simulasi awal THR karyawan atau anggaran perusahaan. Untuk pembayaran resmi, cocokkan lagi dengan data payroll, masa kerja, status kerja, pajak, dan kebijakan perusahaan.
Catatan
Hasil kalkulator ini hanya estimasi. Angka akhir bisa berbeda karena aturan pajak, biaya, kebijakan perusahaan, bank, hari libur nasional, atau kondisi lain yang berlaku.