Kalkulator Indonesia
Kalkulator PPh 21 Final Payment
Hitung estimasi PPh 21 atas final payment dari gaji akhir, bonus, THR, cuti diuangkan, dan pesangon. Kalkulator ini berjalan langsung di browser, ringan, dan tidak menyimpan data pengguna.
- Final payment bruto Rp0
- PKP tahunan Rp0
- PPh 21 terutang Rp0
- Nilai pesangon Rp0
- PPh pesangon Rp0
- Catatan Estimasi
Rumus Kalkulator PPh 21 Final Payment
PPh final payment = PPh atas komponen non-pesangon + PPh pesangon Rumus ini memakai pendekatan estimasi untuk simulasi PPh 21, PTKP, PKP, dan gross up. Perhitungan resmi dapat berbeda karena TER, masa pajak, status pajak, bukti potong, pengurang, dan ketentuan pajak terbaru.
Contoh Perhitungan
Jika final payment terdiri dari gaji akhir, bonus, cuti diuangkan, dan pesangon, pajak dihitung dari gabungan komponen sesuai jenisnya.
Contoh tersebut sebaiknya dipakai sebagai simulasi awal. Jika hasil dipakai untuk payroll atau SPT, cocokkan kembali dengan aturan DJP, bukti potong, dan perhitungan resmi perusahaan.
Penjelasan Lengkap
Kalkulator PPh 21 Final Payment membantu Anda menghitung estimasi pajak atas pembayaran akhir karyawan. Kalkulator pajak ini dibuat untuk simulasi cepat PPh 21, PTKP, PKP, biaya jabatan, gross up, dan konversi gaji neto-bruto.
Nilai PTKP umum yang dipakai mengikuti daftar DJP: TK/0 Rp54.000.000, TK/1 dan K/0 Rp58.500.000, TK/2 dan K/1 Rp63.000.000, TK/3 dan K/2 Rp67.500.000, serta K/3 Rp72.000.000 per tahun.
Untuk memakai kalkulator ini, isi penghasilan tahunan, komponen final payment, pesangon, pengurang, dan PTKP. Pastikan angka yang dimasukkan sesuai periode yang diminta, karena penghasilan bulanan, tahunan, sekali bayar, dan final payment punya konteks hitung yang berbeda.
Untuk estimasi PPh tahunan, kalkulator memakai pendekatan PKP tahunan dan tarif progresif Pasal 17. Untuk bukan pegawai, freelancer, dan tenaga ahli, kalkulator memakai input persentase DPP dan tarif pajak sederhana agar skema bisa disesuaikan.
Kalkulator ini tidak menggantikan aplikasi pajak resmi, bukti potong, perhitungan TER, atau konsultasi pajak. Gunakan hasilnya sebagai alat bantu awal sebelum melakukan pemotongan atau pelaporan resmi.
Artikel Pendukung
Saat menghitung PPh 21, pisahkan penghasilan rutin, penghasilan tidak teratur seperti bonus dan THR, pengurang, PTKP, serta komponen final seperti pesangon. Pemisahan ini membuat selisih pajak lebih mudah diaudit.
Untuk gross up, tentukan lebih dulu target net salary dan tarif efektif yang akan dipakai. Semakin akurat tarif efektifnya, semakin dekat estimasi gross salary dengan hasil payroll aktual.
Pertanyaan Umum
Apakah kalkulator pph 21 final payment ini akurat?
Hasilnya adalah estimasi. Angka aktual dapat berbeda karena kebijakan perusahaan, status pajak, komponen tunjangan, batas iuran BPJS, pembulatan payroll, dan aturan terbaru yang berlaku.
Apakah data gaji yang dimasukkan disimpan?
Tidak. Semua perhitungan berjalan langsung di browser dengan vanilla JavaScript. Data yang Anda ketik tidak dikirim ke server dan tidak memakai database.
Komponen apa saja yang sebaiknya dimasukkan?
Masukkan hanya komponen pajak yang tampil pada form. Setiap field dipakai langsung untuk menghitung PTKP, PKP, PPh 21, gross up, atau konversi net-gross sesuai mode kalkulator.
Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk negosiasi offer kerja?
Bisa untuk gambaran awal. Untuk keputusan final, bandingkan juga benefit, lokasi kerja, jam kerja, biaya transport, asuransi, bonus, dan peluang kenaikan gaji.
Catatan
Hasil kalkulator ini hanya estimasi. Angka akhir bisa berbeda karena aturan pajak, biaya, kebijakan perusahaan, bank, hari libur nasional, atau kondisi lain yang berlaku.