Kalkulator Indonesia

Kalkulator Lembur Hari Kerja

Hitung uang lembur hari kerja dari gaji bulanan dan total jam lembur dengan pembagian jam pertama dan jam berikutnya. Kalkulator ini berjalan langsung di browser, ringan, dan tidak menyimpan data pengguna.

Uang lembur hari kerja Rp0
  • Dasar upah lembur Rp0
  • Upah lembur per jam Rp0
  • Jam lembur pertama Rp0
  • Jam lembur berikutnya Rp0
  • Uang lembur Rp0
  • Catatan Estimasi

Rumus Kalkulator Lembur Hari Kerja

Upah per jam = gaji bulanan / 173. Lembur hari kerja = upah per jam x (1,5 x jam pertama + 2 x jam berikutnya)

Rumus ini memakai pendekatan praktis untuk simulasi lembur. Dalam payroll sebenarnya, tarif lembur, pembagi upah, jenis hari lembur, approval lembur, pembulatan jam, dan komponen upah yang dihitung tetap mengikuti aturan serta kebijakan perusahaan.

Contoh Perhitungan

Jika gaji bulanan Rp7.000.000 dan lembur 3 jam pada hari kerja, maka upah per jam sekitar Rp40.462 dan uang lembur sekitar Rp222.543.

Contoh tersebut sebaiknya dipakai sebagai gambaran awal. Jika Anda sedang mengecek pembayaran lembur, bandingkan kembali dengan timesheet, surat perintah lembur, jadwal shift, dan slip gaji resmi.

Penjelasan Lengkap

Kalkulator Lembur Hari Kerja membantu Anda menghitung estimasi uang lembur pada hari kerja biasa. Perhitungan lembur yang rapi membuat karyawan, supervisor, dan tim payroll lebih mudah membaca jam lembur, dasar upah lembur, pengali lembur, dan tambahan penghasilan yang masuk ke payroll.

Dalam praktik HR, uang lembur biasanya dipengaruhi gaji yang menjadi dasar perhitungan, tarif upah per jam, jenis hari lembur, jadwal kerja, shift, approval atasan, serta pembulatan jam. Karena detail tiap perusahaan bisa berbeda, hasil kalkulator perlu dibaca sebagai estimasi awal.

Untuk memakai kalkulator ini, isi gaji bulanan dan total jam lembur hari kerja. Hasil utama memakai upah per jam dari gaji bulanan dibagi 173, lalu menghitung jam pertama dan jam berikutnya. Isi angka yang sesuai dengan skenario lembur Anda. Jika pengali lembur berbeda dari contoh, ubah nilainya agar hasil mengikuti kebijakan yang sedang dipakai.

Untuk karyawan bulanan, kalkulator memakai pembagi 173 sebagai pendekatan umum untuk mendapatkan upah per jam dari gaji bulanan. Untuk karyawan harian atau per jam, perhitungan memakai upah harian atau upah per jam yang Anda masukkan langsung.

Kalkulator ini tidak menggantikan timesheet, approval lembur, slip gaji, atau keputusan payroll resmi. Gunakan hasilnya untuk mengecek kewajaran angka sebelum melakukan konfirmasi ke HR, payroll, atau atasan.

Artikel Pendukung

Saat merekap lembur, pisahkan jam lembur hari kerja, hari libur, Minggu, tanggal merah, malam, dan shift. Pemisahan ini penting karena pengali lembur bisa berbeda tergantung jenis hari dan pola kerja.

Untuk laporan payroll, simpan angka dasar seperti gaji bulanan, dasar upah lembur, upah per jam, total jam lembur, pengali, potongan, dan take home pay. Dengan data terpisah, koreksi lembur lebih mudah ditelusuri jika ada selisih antara perhitungan manual dan slip gaji.

Pertanyaan Umum

Apakah kalkulator lembur hari kerja ini akurat?

Hasilnya adalah estimasi. Angka aktual dapat berbeda karena aturan lembur yang berlaku, jadwal kerja, jenis hari lembur, pembulatan jam, komponen upah yang menjadi dasar lembur, dan kebijakan payroll perusahaan.

Apakah data lembur yang dimasukkan disimpan?

Tidak. Semua perhitungan berjalan langsung di browser dengan vanilla JavaScript. Data yang Anda ketik tidak dikirim ke server dan tidak memakai database.

Komponen apa saja yang sebaiknya dimasukkan?

Masukkan gaji bulanan dan total jam lembur hari kerja.

Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk rekap HR?

Bisa untuk simulasi awal uang lembur dan rekap payroll. Untuk pembayaran resmi, cocokkan lagi dengan timesheet, jadwal shift, approval lembur, aturan lembur, dan kebijakan perusahaan.

Catatan

Hasil kalkulator ini hanya estimasi. Angka akhir bisa berbeda karena aturan pajak, biaya, kebijakan perusahaan, bank, hari libur nasional, atau kondisi lain yang berlaku.