Kalkulator Indonesia
Kalkulator Absenteeism Rate
Hitung absenteeism rate dari hari absen dan total hari kerja tersedia. Kalkulator ini berjalan langsung di browser, ringan, dan tidak menyimpan data pengguna.
- Hari absen Rp0
- Hari kerja tersedia Rp0
- Rate Rp0
- Catatan Estimasi
Rumus Kalkulator Absenteeism Rate
Absenteeism = hari absen / hari kerja tersedia x 100% Rumus ini memakai pendekatan praktis agar mudah dipakai untuk simulasi harian. Dalam payroll sebenarnya, detail PPh 21, BPJS, tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, dan pembulatan bisa mengikuti kebijakan perusahaan serta aturan terbaru.
Contoh Perhitungan
Jika absen 20 hari dari 2.000 hari kerja tersedia, absenteeism 1%.
Contoh tersebut sebaiknya dipakai sebagai gambaran awal. Jika Anda sedang mengecek slip gaji, bandingkan kembali dengan komponen yang tertulis di slip: gaji pokok, tunjangan makan, tunjangan transport, potongan absen, iuran BPJS, pajak, pinjaman karyawan, dan koreksi payroll lain.
Penjelasan Lengkap
Kalkulator Absenteeism Rate membantu Anda menghitung absenteeism rate. Kalkulator ini dibuat untuk membaca metrik HR seperti turnover, retention, absenteeism, productivity, revenue per employee, cost per hire, time to hire, dan payroll ratio.
Metrik HR perlu definisi yang konsisten. Misalnya, rata-rata karyawan berbeda dari jumlah karyawan akhir bulan, time to hire berbeda dari time to fill, dan payroll to revenue ratio perlu memakai periode revenue yang sama dengan periode payroll.
Untuk memakai kalkulator ini, isi pembilang dan penyebut metrik HR yang tampil pada form. Hasil utama menampilkan rasio, rata-rata hari, atau biaya per unit sesuai mode kalkulator. Pastikan pembilang dan penyebut berasal dari periode yang sama agar hasil tidak menyesatkan.
Untuk metrik berbasis persentase, hasil utama ditampilkan sebagai rate. Untuk metrik berbasis biaya atau rata-rata hari, hasil utama ditampilkan sebagai nilai rupiah atau hari sesuai konteksnya.
Kalkulator ini tidak menggantikan HRIS, ATS, dashboard finance, atau laporan manajemen resmi. Gunakan hasilnya sebagai pengecekan cepat sebelum angka dimasukkan ke dashboard final.
Artikel Pendukung
Sebelum melaporkan HR metrics, sepakati definisi setiap metrik dengan tim terkait. Turnover, retention, absenteeism, dan overtime rate perlu periode yang jelas agar bisa dibandingkan antar bulan.
Untuk metrik biaya seperti cost per hire dan training cost per employee, pisahkan biaya langsung dan tidak langsung. Struktur biaya yang jelas membuat analisis HR lebih berguna untuk keputusan anggaran.
Pertanyaan Umum
Apakah kalkulator absenteeism rate ini akurat?
Hasilnya adalah estimasi. Angka aktual dapat berbeda karena kebijakan perusahaan, status pajak, komponen tunjangan, batas iuran BPJS, pembulatan payroll, dan aturan terbaru yang berlaku.
Apakah data gaji yang dimasukkan disimpan?
Tidak. Semua perhitungan berjalan langsung di browser dengan vanilla JavaScript. Data yang Anda ketik tidak dikirim ke server dan tidak memakai database.
Komponen apa saja yang sebaiknya dimasukkan?
Masukkan hanya angka HR metric yang tampil pada form. Setiap field dipakai langsung untuk menghitung rasio, rata-rata, atau biaya per unit sesuai metrik.
Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk rekap HR?
Bisa untuk dashboard HR awal. Untuk laporan resmi, cocokkan kembali dengan HRIS, data payroll, data rekrutmen, absensi, finance, dan definisi metrik internal.
Catatan
Hasil kalkulator ini hanya estimasi. Angka akhir bisa berbeda karena aturan pajak, biaya, kebijakan perusahaan, bank, hari libur nasional, atau kondisi lain yang berlaku.